Jumat, 25 Agustus 2017

5 Pujangga Nusantara dengan Puisi yang Sarat Kata kata Cinta Sejati




Kata kata cinta sejati tak jarang kita temukan dari puisi-puisi legendaris yang digubah para sastrawan kenamaan. Indonesia juga mempunyai sederet sastrawan yang dikenal akan karya yang setara dengan pujangga kelas dunia. Bahkan tidak sedikit nama yang berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah internasional dan puisi yang ditulis terus diapresiasi hingga sekarang.


Maka tidak heran kalau puisi-puisi sastrawan tersebut sering kali dipakai untuk menyatakan perasaan kepada kekasih. Berikut ini ada nama-nama yang populer berkat karyanya yang indah.


1. Sapardi Djoko Damono



Kita mungkin sudah sering mendengar penggalan puisis Aku Ingin dan Hujan Bulan Juni yang ikonik dari Sapardi Djoko Damono. Puisi-puisinya yang sederhana, tetapi bermakna dalam membuat Bapak Hujan Bulan Juni ini masih eksis sampai sekarang. Terlihat jelas dari Hujan Bulan Juni yang berkali-kali dicetak ulang dan diadaptasi menjadi bentuk lain seperti komik, novel, dan film.


2. Chairil Anwar



Lewat puisi-puisinya yang fenomenal, Chairil Anwar dinobatkan sebagai pionir sastrawan angkatan 45 oleh H.B. Jasin. Lahir di Medan pada 26 Juli 1922, Si Binatang Jalang yang tenar berkat puisi berjudul Aku ini melahirkan berbagai karya menggugah dengan tema yang amat beragam. Kita akan menemukan puisi bertajuk kematian, individualisme, pemberontakan, hingga multi-interpretasi dalam kata-katanya.


3. Sitor Situmorang



Sastrawan selanjutnya yang dikenal akan kata kata cinta sejati adalah Sitor Situmorang. Penulis yang berasal dari Sumatra Utara ini mengawali kariernya sebagai jurnalis. Selain puisi, Sitor juga menulis esai dan sejumlah cerita pendek yang memikat. Sitor pun dielu-elukan sebagai salah stau penyair terkemuka berkat larik puisinya yang senantiasa menyiratkan makna dalam.


4. W.S. Rendra



Kabar kepergiannya sempat membuat dunia sastra Indonesia berduka. W.S. Renda yang lahir di Solo pada 1953 membawa pengaruh yang sangat besar terhadap kesusastraan di Tanah Air walau dia tidak punya pakem angkatan ‘45, ‘60, maupun ‘70-an. Di sisi lain, Rendra akan selalu dikenang karena karya yang dia ciptakan selalu rapi dengan jalinan kata yang apik dan selalu berhasil memikat pembaca.


5. Joko Pinurbo



Dibandingkan sastrawan-sastrawan di atas, Joko Pinurbo mempunyai karya yang berbeda, karena dia telah sukses menggabungkan unsur naratif dengan ironi refleksi diri dan tak jarang unsur yang terdengar ‘nakal’. Berkat puisi-puisinya, Joko Pinurbo telah meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Joko sendiri telah menggeluti dunia tulis-menulis sejak berusia 20 tahun.


Demikian daftar pujangga yang karya-karyanya masih digemari sampai sekarang. Kita dapat membaca puisi-puisi yang mereka tulis dan menggunakannya untuk mengutarakan perasaan kepada seseorang. Jangan lupa juga untuk mencantumkan sumber kata kata cinta sejati yang kita nukil supaya si dia tahu pengarang aslinya.

Artikel Terkait

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon